
Maurizio Sarri mencetak rekor baru di Liga Premier ketika Chelsea bermain imbang 0-0 melawan Everton, Minggu (11/11).
Hasil imbang tanpa gol yang dikantongi Chelsea ketika menjamu Everton di Stamford Bridge, membuat Maurizio Sarri tercatat sebagai pelatih debutan terbaik sepanjang di sejarah Liga Premier Inggris. Pasalnya, pelatih asal Italia tersebut kini tercatat tak pernah kalah dalam 12 pertandingan beruntun.
Berkat torehannya tersebut Maurizio Sarri kini berhasil kalahkan rekor sama yang sebelumnya dibukukan manajer Nottingham Forest, Frank Clark, di tahun 1994. Saat itu, Frank Clark tercatat tak pernah kalah dalam 11 pertandingan beruntun. Maurizio Sarri pun mengaku senang bisa memulai karirnya di Inggris dengan baik.
Lebih Senang Bila Chelsea Menang
“Saya senang dengan pencapaian itu. Terima kasih saya kepada manajemen Chelsea yang telah memberi saya skuad yang hebat. Terima kasih juga untuk para pemain dan staff saya,” tandas Maurizio Sarri yang datang dari Napoli pada musim panas tahun lalu itu.
Tapi, Sarri akui, dirinya akan lebih bahagia jika torehan rekor tersebut dibarengi dengan raihan tiga poin the Blues dalam laga kontra Everton tersebut. “Saya senang dengan raihan rekor tersebut, tapi saya pastinya akan lebih senang lagi, dan itu akan lebih baik, kalau kami bisa menang (dalam laga kontra Everton),” tambahnya.
Sarri yang datang gantikan pelatih lainnya yang sama-sama berasal dari Italia, Antonio Conte, teken kontrak tiga tahun di Stamford Bridge dan akan terus memandu the Blues hingga 2021 mendatang.
Cuma Kalah di Community Shield
Bersama Chelsea, pelatih berusia 59 tahun itu tampaknya tak perlu waktu lama untuk beradaptasi dan unjuk kemampuan di sepakbola Inggris. Apalagi, Chelsea baru satu kali kalah di musim ini, yaitu di laga Community Shield melawan Manchester City di mana the Blues kandas 0-2.
Tapi sejak itu, Chelsea malah berhasil bukukan 14 kemenangan dan empat kali hasil imbang, tanpa pernah kalah. Sejauh musim ini pula, skuad Sarri sukses bukukan 38 gol dan baru kemasukan 12 gol.
No comments:
Post a Comment