
Menurut legenda Argentina Diego Maradona, Real Madrid menjual Cristiano Ronaldo karena pemain Portugal itu hanya mencetak satu gol per pertandingan.
Cristiano Ronaldo secara mengejutkan pindah dari Real Madrid dengan biaya 100 juta euro (1,6 triliun rupiah) ke raksasa Serie A, Juventus, selama musim panas yang lalu.
Maradona memberikan pendapatnya tentang transfer Ronaldo dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Marca, mengklaim Presiden Los Blancos Florentino Perez tidak menginginkan pemain Portugal itu lagi karena dia “hanya mencetak satu gol per laga”.
Berbicara tentang kepindahan itu, Maradona mengatakan, “Saya pikir itu adalah langkah yang baik untuk Cristiano. Dia memberikan semuanya untuk Real Madrid. Dia tidak menikmatinya seperti yang dia lakukan sekarang di sepakbola Italia, dan Florentino selalu punya rencana. Ketika dia melihat Ronaldo hanya mencetak satu gol per laga maka Perez menjualnya.”
Real Madrid jelas kehilangan Cristiano Ronaldo
Ketika ditanya apakah Real Madrid sangat kehilangan Ronaldo, Maradona menambahkan, “Jelas ya, tapi saya selalu mengatakan bahwa sebuah klub tidak bergantung hanya pada satu pemain saja. Madrid akan pulih, mereka akan menang lagi. Mereka memiliki tim yang hebat tetapi kenyataannya adalah bahwa CR7 terus mencetak gol dan orang-orang akan mengatakan mengapa dia dijual. Saya selalu mengatakan bahwa Florentino pintar dan jika dia membiarkannya pergi, itu karena suatu alasan.”
Dari sisi Ronaldo, ia membeberkan alasan kepindahannya dalam wawancara dengan France Football. Mantan bintang Real Madrid itu mengatakan (via The Guardian), “Saya merasakannya di dalam klub [Real Madrid], terutama dari presiden [Florentino Perez], bahwa mereka tidak lagi menganggap saya sepenting seperti di awal [kedatangan].”
“Dalam empat atau lima tahun pertama di sana saya memiliki perasaan menjadi ‘Cristiano Ronaldo’. Kemudian setelah itu, presiden menatap saya melalui mata yang tidak lagi mengatakan hal yang sama, seolah-olah saya tidak lagi sangat penting bagi mereka, jika kamu tahu maksud saya.”
“Itu yang membuat saya berpikir untuk pergi dari Santiago Bernabeu. Terkadang saya melihat berita, di mana mereka mengatakan saya-lah yang minta pergi.”
“Ada benarnya sedikit, namun sesungguhnya saya selalu mendapat kesan bahwa presiden tidak akan menahan saya untuk pergi.”
“Jika itu semua tentang uang, saya akan pindah ke China, di mana saya akan mendapatkan lima kali lipat daripada di sini (di Juventus) atau di Real.”
“Saya tidak datang ke Juve untuk mencari uang. Saya mendapatkan bayaran yang sama di Madrid, jika tidak lebih banyak. Bedanya, di Juve, mereka sangat menginginkan saya. Mereka mengatakan itu pada saya dan mempertegasnya.”
No comments:
Post a Comment