
Bola206 - Pelatih AC Milan marah-marah saat melihat para pemainnya sama sekali tak dihormati. Gennaro Gattuso bangkit dan membela para pemain klub Liga Italia itu dari segala pemberitaan tak menyenangkan sejauh ini.
Pelatih AC Milan tegaskan jika ia mulai muak dengan semua rumors soal kepergian pemain atau kedatangan pemain baru di klub Liga Italia tersebut. Gennaro Gattuso tekankan jika ia sudah puas dengan komposisi pemain yang ia miliki sekarang.
AC Milan baru saja gagal dalam upaya lolos lubang jarum menuju 32 besar Liga Europa. Secara mengejutkan mereka kalah dari tim selevel Olympiakos dalam laga penting. Mereka langsung kebanjiran kritik dan menyasar pada kualitas beberapa pemainnya.
Gattuso berjanji akan meningkatkan kualitas skuad Milan dan akui tak lari dari tanggung jawabnya. Sang pelatih hanya ingin berusaha mengamankan posisi sebaik mungkin di klasemen akhir Serie A daripada terus memikirkan kegagalan mereka.
Pada kesempatan yang sama, Gattuso juga masih yakin jika timnya pasti bisa terus berkembang lebih baik lagi daripada di Liga Europa. Ia lantas emosi dengan semua rumor kepergian pemain yang dinilai tak bermutu.
Advertisement
“Semua pemain saya pantas untuk mendapatkan hormat lebih dari kalian semua. Sampai sekarang saya terus saja mendengar kabar soal pemain yang datang atau pergi dari klub,” ujar Gattuso dengan kesal melalui laman resmi acmilan.
Pelatih AC Milan bertanggung jawab penuh atas kegagalan tim
“Kami masih harus terus berkembang lebih baik lagi, staf saya dan saya juga sudah menyadari hal itu, tetapi saya tidak bisa juga meminta lebih pada pemain dalam level profesional dan level kemanusiaan mereka.”
“Kami toh masih punya tiga sampai empat pertandingan lagi sebelum akhir tahun. Tidak ada ruang untuk melakukan kesalahan sekecil apapun. Kami hanya perlu kesinambungan dan keinginan kuat untuk berjuang yang lebih kuat dari sebelumnya.”
“Kami tegaskan kalau kami bertanggung jawab penuh dengan hasil buruk kami (di Liga Europa). Kegagalan itu akan tetap membekas dan menjadi luka kami. Saya yang maju pertama dalam daftar kesalahan ini!”
“Kami sudah melakukan kesalahan bodoh kami sendiri. Bisa melihat sendiri beberapa tangis di ruang ganti sangat melukai hati saya. Hal itu jadi bukti kuat bahwa tim ini memiliki nilai-nilai yang luar biasa,” pungkasnya dengan heroik.
No comments:
Post a Comment